• gambar
  • gambar
  • header4

Selamat Datang di Website SD AL HANIEF... Terima Kasih Kunjungannya...Semoga Keberkahan Menyelimuti Kita Semua.... CERDAS, KREATIF, & BERAKHLAKULKARIMAH....

Pencarian

Kontak Kami


SD AL HANIEF

NPSN : 20231541

Jl. Bambu Kuning Selatan RT 04 RW 03 Kel. Sepanjang Jaya, Kec. Rawalumbu Kota Bekasi


info@sdalhaniefbekasi.sch.id

TLP : 082112826568


          

Prestasi Siswa


GALA SOEDIRMAN 3.0 SMP PB. SOEDIRMAN

Juara 2 Menggambar Sabtu, 5 Oktober 2024



:: Selengkapnya

Banner

Jajak Pendapat

Apa yang urgen dibenahi untuk meningkatkan kualitas SD Al Hanief?
komunikasi dan koordinasi
Sarana dan prasarana
SDM guru
layanan pengelola sekolah
  Lihat
Alasan apa yang membuat anda menyekolahkan putra-putri di SD Al Hanief?
Lingkungan sekolahnya
Sarana dan prasarananya
Guru-gurunya
Biayanya terjangkau
  Lihat
Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 77596
Pengunjung : 43023
Hari ini : 7
Hits hari ini : 76
Member Online : 0
IP : 216.73.216.236
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

HAKIKAT SANG PEMBELAJAR




Bismillahirrahmanirrahiim,...

 

Tulisan ini saya awali dengan dua buah hadits yang di riwayatkan oleh Ibnu Majah yakni"Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim.", juga hadits yang berbunyi" Belajarlah kalian ilmu untuk ketentraman dan ketenangan serta rendah hatilah pada orang yang kamu belajar darinya." (HR. At-Tabrani).

 

Sebagai seorang guru tentu saja sangat perlu untuk terus belajar.  Benar dan tidak dapat dipungkiri lagi bahwa seorang guru tentu saja tanpa disadarinya telah melakukan pembelajaran baik terhadap dirinya maupun anak-anak didiknya.  Ya, karena sebelum mengajar tentu sang guru akan mempersiapkan segala materi yang akan disampaikan ke anak dan tentu saja ia mesti mempelajarinya terlebih dahulu.  Dan itu menjadi rutinitas yang selalu terjadi.

Namun, sebagai seorang pengajar sekaligus juga pembelajar, guru mesti meningkatkan wawasan serta pengetahuannya terhadap berbagai hal yang akan menjadikannya lebih mulia dan lebih bermanfaat.  Pendidikan adalah dunia yang sangat menarik, karena pendidikan yang meliputi cara mengajar dan cara mendidik akan terus mengalami perubahan serta perkembangan.  Ingat apa yang disampaikan oleh Khalifah Ali bin Abi Thalib, "Didiklah anakmu sesuai dengan zamannya."

Terus belajar menggapai ilmu akan semakin mendekatkan diri kita kepada Allah SWT dan membuktikan bahwa Allah adalah Maha Mengetahui.  

 

Ada tiga fase yang akan kita lalui selama mempelajari ilmu menurut Khalifah Umar bin Khattab:

  • Pada fase pertama seseorang belajar, ia akan sombong.  Ia merasa mendapat ilmu atau pengetahuan baru sehingga merasa dirinya paling mengetahui dan selalu berada pada posisi yang benar bahkan merasa lebih mulia.  Orang lain yang belum memiliki atau belajar ilmu tersebut dia anggap rendah ataupun bodoh, padahal bisa jadi kondisi dialah yang banyak kekurangan, kesalahan dan bodoh.  Karena sudah merasa mulia dan benar, umumnya orang-orang seperti ini sulit untuk dikoreksi atau dikritisi secara arif. 

 

                  Gambar Kartun Belajar Matematika | Gambar Gokil               buku-animasi | gogoBengkulu                                                                                    

 

  • Saat memasuki fase kedua dalam hal belajar ilmu, maka dia akan merasa bahwa ternyata banyak sekali yang belum ia ketahui. Pada kondisi seperti ini orang akan rendah hati dan membuatnya tawadhu.  Seperti ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk.  Fase ini menjadikan sang pembelajar selangkah lebih baik dari fase pertama.  Yang mana hatinya sudah bisa menerima kritikan ataupun koreksi dari orang lain, bahkan mungkin dia lebih merendahkan hatinya terhadap orang lain.

                   Gambar Kartun Belajar Matematika | Gambar Gokil                      buku-animasi | gogoBengkulu

 

  • Fase yang terakhir adalah kondisi bagaimana sang pembelajar semakin berilmu semakin merasa tidak ada apa-apanya.  Semakin menyadari bahwa sebagai makhluk Tuhan tidak memiliki pengetahuan apapun bila dibandingkan oleh Sang Maha Mengetahui Allah SWT.  Ilmu yang dimilikinya ibarat setetes air yang meluncur dari sela jari-jari jika disandingkan dengan lautan yang begitu luas sebagai sumber ilmu.  Karena itu ketika sang pembelajar mendapat satu ilmu, ia merasa kurang dan selalu haus akan ilmu sehingga mengabdikan dirinya untuk terus belajar dan belajar agar dapat bermanfaat kepada orang lain dengan lebih optimal.

 

                     Gambar Kartun Belajar Matematika | Gambar Gokil                 buku-animasi | gogoBengkulu     

 

 

 

Anda berada pada fase yang mana? 

 

 Benarkah Rasulullah Melarang Umatnya Banyak Bertanya?

Salam Pembelajar Tanpa Batas...

#isantpenyair

 

 

 

 

 

 

 

 




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :





   Kembali ke Atas